Frame Rate / FPS adalah jumlah munculnya gambar (disebut
sebagai frame) secara berurutan dalam satu detik. Jadi, jika sebuah video
direkam 24 fps, berarti dalam satu detik video itu menampilkan 24 frame gambar.
Dalam membuat sebuah video, pasti butuh kamera. Dan di dalam
kamera ada setting FPS (Frames Per Second) atau Frame Rate. Settingnya ada
banyak, dari yang paling rendah 23,976 / 24 fps, hingga paling tinggi 180 fps.
Bahkan di beberapa kamera tertentu, ada yang bisa mencapai 1000 fps atau lebih.
Nah, sebelum membuat video kita harus mempertimbangkan frame
rate atau FPS, mari kita bahas beberapa macam-macam frame rate sesuai dengan
kebutuhannya
Macam-macam frame rate dan kegunaannya
Sekarang ada berbagai macam frame rate yang bisa kita jumpai
di kamera yang kita punya. Di antaranya:
- 24/25 fps – standar perfilman. Kebanyakan film saat ini menggunakan frame rate ini. Hampir semua kamera digital, dari DSLR hingga mirrorless dilengkapi ini.
- 29,97 / 30 fps – standar TV/Broadcast/Live. Ketika dikonversikan ke 24 fps, akan menghasilkan efek slow motion yang ‘dreamy’.
- 50 / 60 fps – menghasilkan gerakan yang sangat mulus. Cocok untuk slow-motion karena jumlah frame yang banyak.
- 120 /180 fps – Biasa ditemukan di banyak kamera mirrorless dan DSLR high-end. Jumlah frame yang banyak membuat frame rate ini sangat cocok untuk super slow-mo. Slow-mo yang super lambat
Maka dari itu sebelum membuat konten sebagai videographer harus
memikirkan dan mempertimbangkan pemilihan frame rate, kalau saya sendiri untuk
kebutuhan konten digital biasa menggunakan 24 fps. Itulah beberapa macam-macam
frame rate atau FPS. Sekian terima kasih
x
Posting Komentar